Kaidah mencinta Islamtine


Tatkala manusia mengucapkan Bismillahirohmanirohim, tiada hal yang sangat menakjubkan terjadi dalam sebuah proses kehidupan secara langsung, namun ketika makna dari Bismillahirohmanirohim itu diberlakukan maka bergemalah seluruh alam semesta.
Dengan Menyebut nama Allah yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang, sebuah permaknaan dari melakukan segala sesuatu perbuatan dengan berlandaskan dengan ajaran Kasih dan sayang-NYA Allah. Lihatlah, betapa Allah ini sangat pengasih dan penyayang! Para penjahat yang sudah melakukan segala macam kejahatan nomor wahid masih kita bisa melihatnya mereka hidup dan diberi nikmat udara segar yang sama seperti para orang baik. Lihatlah ulat yang memakan dedaunan itu habis, Allah tetep mengizinkan mereka berkembangbiak di tumbuhan itu tanpa dipungut bayaran. Lihatlah berapa banyak hal lain diluar sana yang bisa kita lihat dari sebuah penilaian sepihak menurut kita bahwa ada beberapa orang yang tidak pantas kita kasihi dan ada beberapa makhluk yang harus kita musnahkan dari muka bumi akan tetapi Allah membiarkan mereka. Mungkin kita sering menyikapi tindakan jahat orang lain itu dengan AMARAH, dengan SERAPAH, dengan PENGHAKIMAN.
Disisi Allah Selalu ada ruang pengampunan bagi makhluk Allah yang mau bertaubat dan berubah, selalu ada sapa hangat Allah berupa sinar hangat mentari pagi hari tiba meskipun bagi mereka yang kesiangan terlambat berangkat bekerja.
Tidakkah kita mampu melihat? Allah mengajarkan kepada kita untuk menerima mereka dengan kasih dan dengan sayang. Bukan dengan AMARAH,SERAPAH,dan PENGHAKIMAN. Dengan pengajaran yang baik Allah tekun menunjuki manusia bagaimana mencintai dengan tulus. Biarkan berlalu SUNATULLOH, mereka bukanlah PENJAHAT akan tetapi mereka adalah orang yang melakukan tindakan JAHAT. Sudah Selayaknya kita mau menunjukan kepada mereka itu kasih dan sayang. Ajari mereka merekahkan senyum dibibir mereka, ajari mereka tertawa terbahak-bahak, ajari mereka terhanyut dalam keindahan sang pencipta, ajari mereka memaafkan. JANGAN AJARI mereka AMARAH, SERAPAH dan PENGHAKIMAN.
Mereka itu sama indahnya dengan ulat yang memakan habis dedaunan untuk berubah menjadi kepompong. Rawatlah semasa dia menjadi kepompong dengan kasih dan sayangmu agar dia mampu meretas menjadi seekor kupu-kupu yang tak lagi kau risaukan kehadirannya dikebun bungamu. Bagi beberapa manusia mereka terlahir tak menyenangkan, dikeluarga jalanan yang miskin mereka terlahir, di gang yang gelap penuh minuman keras mereka belajar, dan dipasar yang penuh dengan perampok mereka mencari makan. Mereka adalah beberapa orang yang biasa melakukan tindakan jahat. Jangan ajari mereka amarah, serapah dan penghakiman, ajari mereka cinta, kasih dan sayang.
Karena ditempat mereka mata dan telinga mereka tak mampu melihat dan mendengar dengan baik hal kasih dan sayang. Ubahlah panggilan kita terhadap orang yang biasa kita panggil penjahat dengan kata orang yang melakukan tindakan jahat, dan ubahlah perilaku mengajari mereka AMARAH, SERAPAH dan PENGHAKIMAN dengan pengajaran CINTA, KASIH dan SAYANG.
Semua itulah kaidah mencinta yang aku pahami dari kata Bismillahirohmanirohim.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: